Lima Strategi BKD Untuk Meningkatkan PAD Kota Depok TAHUN 2021

Depok, Smolnews.com – Kegiatan Forum Renja perangkat daerah Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok, pada renja kali ini mengambil Tema : Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah Melalui Peningkatan Kepatuhan Wajib Pajak”. Acara forum renja BKD ini dilaksanakan di Hotel Savero Selasa,(18/02/20)

Nina Suzana sebagai kepala BKD Kota Depok mengatakan bahwa dalam upaya pembenahan program kerja, BKD menetapkan ada lima isu strategis, dan Fokus utama di tahun 2021 seperti Peningkatan kompetensi sumber daya manusia SDM, kualitas pelayanan pajak, peningkatan Pendapatan asli daerah.

Kepala BKD kota depok Nina suzanna mengatakan, “saat ini kita dalam upaya pembenahan program kerja BKD dan menetapkan 5 isu strategis sebagai fokus utama di tahun 2021 seperti peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM), Kualitas pelayanan pajak Peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dan isu lainnya adalah Pengelolahan keuangan dan aset yang transparan akuntabel, dan terakhir adalah Pembangunan dan pengembangan teknologi informasi yang terintegrasi. Lima
strategi itu yang jadi pokok dan Fokus utama BKD.”Ucap Nina

Tambah Nina, “DI Setiap tahunnya pendapatan PAD cenderung mengalami meningkat, kalau tidak bisa kita kejar semuanya, maka program pemerintah tidak akan berjalan.” Ucap Kepala BKD Kota Depok Nina Suzanna.
Pada insan pers yang hadir di acara Forum Renja di hotel Savero Selasa, (18/02/ 20)

Dikatakan juga, guna merealisasikan kelima isu strategis tersebut beberapa upaya akan segera dilakukan salah satunya dengan memaksimalkan sumber daya manusia atau SDM. “Untuk mempercepat pelayanan kita sadari jumlah SDM yang ada di BKD sangat terbatas tetapi terus kita Optimalkan,” terang Nina lagi

Untuk sistem pengelolaan keuangan lanjutnya, “saat ini sudah berbasis online baik dari perencanaan hingga penganggaran termasuk laporan pertanggung jawaban, selain itu juga untuk pajak pendapatan daerah sudah terintegrasi dan bisa dilihat secara langsung (Real Time). Upaya tersebut juga merupakan bagian dari proses percepatan pelayanan.

“kita juga sudah terapkan sistem pencatatan omset restoran atau pelaku usaha yang bisa dilihat langsung oleh BKD upaya-upaya ini diharapkan bisa meningkatkan kualitas pelayanan kepada perangkat daerah terkait maupun masyarakat tahun depan akan lebih kita pertajam lagi.” tegas Nina diakhir Kata. (SL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *